• Selasa, 27 September 2022

Tak Cukup Hanya Dipecat, Ini Hukuman yang Setimpal Bagi Ferdy Sambo Kata Komnas HAM

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:37 WIB
Tak Cukup Hanya Dipecat, Ini Hukuman yang Setimpal Bagi Ferdy Sambo Kata Komnas HAM (NET)
Tak Cukup Hanya Dipecat, Ini Hukuman yang Setimpal Bagi Ferdy Sambo Kata Komnas HAM (NET)

ACEHNOMICS.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kembali mengingatkan Polri untuk tak cuma memecat Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo dalam pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J).

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan, mantan Kadiv Propam Polri tersebut, juga sudah terbukti melakukan pelanggaran etik dan profesi berupa obstruction of justice, yang mengharuskannya mendapatkan penghukuman pidana.

Baca Juga: Amien Rais Nilai Tewasnya 6 Laskar FPI di KM 50 Bukan Peristiwa Kebetulan

Bukan cuma melakukan obstruction of justice, atau penghalang-halangan penyidikan kematian Brigadir J. Namun, dikatakan Taufan, aksi Irjen Sambo merupakan perbuatan abuse of power, atau penyalahgunaan kekuasaan.

“Pemecatan Sambo itu harus. Dia melakukan obstruction of justice dengan menggerakkan begitu banyak orang, dan anggotanya di kepolisian untuk menghalang-halangi penyidikan. Itu kejahatan yang luar biasa. Dan itu abuse of power,” ujar Taufan, di Kantor Komnas HAM di Jakarta, Senin (29/8/2022) dilansir dari Republika.co.id.

Taufan mengharapkan, pemecatan tersebut, bukan babak akhir dari proses penegakan hukum atas perbuatan Irjen Sambo dalam melakukan penghalangan penyidikan, dan penyalahgunaan kekuasaan. “Pemecatan itu hanya awal yang memang keharusan. Tetapi, kita (Komnas HAM) menilai itu tidak cukup. Kita tetap mendorong, supaya perbuatan obstruction of justice, dan abuse of power yang dilakukan oleh saudara Sambo ini, tetap ke ranah pidana,” ujar Taufan.

Hasil sidang Komisi Etik dan Profesi Polri (KEPP), resmi memecat Irjen Sambo dari kepolisian, Jumat (26/8/2022). Namun Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut, belum dapat dieksekusi, lantaran Irjen Sambo mengajukan banding.

Pemecetan terhadap Irjen Sambo tersebut dilakukan lantaran statusnya sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Dalam putusan sidang KEPP, juga dinyatakan, Irjen Sambo melakukan pelanggaran berat, dan perbuatan tercela, serta menyalahi sumpah jabatan sebagai anggota kepolisian.

Baca Juga: Momen Bharada E Dipertemukan Ferdy Sambo Pertama Kalinya saat Rekonstruksi

Halaman:

Editor: Muchsin Fajri

Tags

Terkini

PAN Siap Umumkan Capres Cawapres Hasil Rakernas

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 15:11 WIB

Terpopuler

X