• Minggu, 14 Agustus 2022

Wabah PMK Serang Ribuan Sapi di Aceh Tamiang

- Selasa, 10 Mei 2022 | 17:18 WIB
Kondisi sejumlah ternak sapi milik warga Aceh Tamiang yang serentak terserang wabah PMK tampak lemah, tidak kuat jalan dan tidak mau makan rumput, Senin (9/5/2022). ANTARA/HO (ACEHSATU)
Kondisi sejumlah ternak sapi milik warga Aceh Tamiang yang serentak terserang wabah PMK tampak lemah, tidak kuat jalan dan tidak mau makan rumput, Senin (9/5/2022). ANTARA/HO (ACEHSATU)

ACEHNMICS.COM | ACEH TAMIANG - Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Kabupaten Aceh Tamiang mencatat dari 45 ribu ekor sapi/lembu milik masyarakat, 1.881 di antaranya positif terjangkit wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), setelah adanya laporan dari peternak beberapa hari terakhir.

“Datanya ada ribuan ekor sapi milik masyarakat di 10 kecamatan diserang wabah PMK. Dampak dari penyakit ini rata-rata sapi mengalami gejala demam tinggi, mulut mengeluarkan air seperti bui, tidak mau makan hingga kuku terkelupas,” kata Kepala Distanbunak Aceh Tamiang, Safuan di Aceh Tamiang, mengutip ANTARA, Senin (10/5/2022).

Baca Juga: Ekonomi Aceh Tumbuh 3,24 Persen, Didominasi Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

Sejauh ini menurut Safuan sudah 13 ekor sapi dilaporkan mati mengenaskan. Berdasarkan hasil uji laboratorium kematian sapi-sapi tersebut dikarenakan wabah penyakit mulut dan kuku.

“Sapi yang tersebar di 10 kecamatan mengalami kondisi serupa. Dari 12 kecamatan hanya dua kecamatan yang belum kami data yaitu Tenggulun dan Tamiang Hulu. Bisa jadi jumlah sapi yang terjangkit PMK akan bertambah,” ungkap Safuan.

Salah seorang peternak sapi, Safruddin menuturkan sebanyak 19 ekor sapinya serentak terkena wabah PMK dengan ciri-ciri lunglai dan berjalan pincang. Awal gejala itu muncul diketahuinya menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H.

-
Kondisi sejumlah ternak sapi milik warga Aceh Tamiang yang serentak terserang wabah PMK tampak lemah, tidak kuat jalan dan tidak mau makan rumput, Senin (9/5/2022). ANTARA/HO

“Sebelum lebaran kami sudah melihat ternak sapi kami mulai mengalami keanehan, mulut keluar liur banyak dan tidak doyan rumput. Kakinya tiba-tiba pincang tidak bisa bangun,” kata Safruddin warga Desa Paya Meta, Kecamatan Karang Baru, Senin (9/5) sore.

Baca Juga: Surat Edaran Diterbitkan, ASN Boleh WFH 50 Persen Mulai Hari Ini

Safruddin menyampaikan kondisi itu di gedung DPRK Aceh Tamiang diterima oleh Wakil Ketua Fadlon dan sejumlah anggota dewan yang membidangi masalah peternakan. Laporan Safruddin kepada wakil rakyat ini tampak dihadiri Sekdakab Aceh Tamiang, Asra dan Kepala Distanbunak Safuan.

Halaman:

Editor: Mustakim Bakhtiar

Tags

Terkini

Sultan Aceh Dahulu Gunakan Ganja Untuk Apa?

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:17 WIB

Waspada Gelombang Laut Capai 4 Meter di Aceh

Jumat, 10 Juni 2022 | 16:07 WIB

Dukun Cabul Dicambuk di Aceh Utara

Jumat, 10 Juni 2022 | 11:46 WIB

Update Harga Semen di Banda Aceh Bulan Ini

Jumat, 3 Juni 2022 | 22:02 WIB

Wabah PMK Serang Ribuan Sapi di Aceh Tamiang

Selasa, 10 Mei 2022 | 17:18 WIB
X